UNIT PENGINAPAN MASSAL DI MADURA

Desain Rumah Minimalis

Desain Rumah. Perencanaan kali ini berupa Unit Penginapan Massal di Madura. Kliennya tinggal di Perumahan Gunung Anyar. Konsepnya sebenarnya sederhana, unit penginapan tersebut mampu menampung sebanyak-banyaknya kamar kos dan terdapat unit kegiatan komersial di dalamnya. Kamar kos itu dipisahkan menjadi tiga kategori : Kategori pertama kamar kos untuk lelaki. Kategori kedua kamar kos untuk perempuan. Kategori ketiga untuk keluarga. Masing-masing kamar kos memiliki dapur sendiri untuk keperluan logistik penghuni agar mampu dipenuhi secara mandiri. 

Setiap kamar kos memiliki kamar mandi sehingga penghuni kos tidak perlu mengantri untuk mandi, BAB dan BAK. Selain itu, kamar mandi juga bisa digunakan untuk mencuci pakaian, adapun menjemurnya ditempatkan ruang publik terpisah dari kamar kos dan ditempatkan di belakang supaya orang luar tidak melihat jemuran. Hal ini tentu agar visual yang kurang menarik dari visual jemuran tidak begitu terlihat.

Desain Rumah. Selain perencanaan kamar kos, tempat parkir direncanakan untuk bisa berada di depan kamar kos untuk memudahkan mobilisasi. Hanya saja penempatan tempat parkir di depan kamar kos hanyalah parkir motor, sementara parkir mobil direncanakan di dekat pintu gerbang. Hal itu karena sirkulasi mobil yang butuh space luas, sementara sirkulasi motor tidak butuh space luas. Agar tidak memakan lahan banya untuk sirkulasi mobil tentu saja parkir mobil diposisikan dekat pintu gerbang.

Desain Rumah. Selanjutnya, perencanaan tempat duduk tamu diletakkan di koridor untuk efisiensi koridor dan tidak memakan ruang di dalam kamar kos. Hanya saja tempat duduk direncanakan tidak permanen agar sewaktu-waktu bisa dipindahkan jika diperlukan. Unit ini selain menyediakan tempat penginapan, juga menyediakan tempat komersil. Ini sebenarnya untuk memudahkan penghuni kos membeli sesuatu yang sifatnya sehari-hari dan butuh cepat. Untuk lebih jelasnya lihat perencanaan denah unit penginapan massal di bawah ini.


Desain Interior Rumah

Desain Rumah. Dari konsep perencanaan unit penginapan massal di atas, ditemukan ada 16 kamar kos untuk kategori penghuni lelaki, 16 kamar kos untuk kategori penghuni perempuan dan 11 kamar kos untuk penghuni berkeluarga. Satu kategori penginapan direncanakan ruang bersama. Ruang bersama ini perlu untuk kegiatan sosial para penghuni kos agar muncul rasa kebersamaan di antara mereka. 

Rasa kebersamaan ini adalah wujud dari ukhuwah. Kamar kos keluarga lebih besar ketimbang kamar kos lelaki dan perempuan karena kebutuhan ruang yang lebih besar. Hanya saja, ada 1 kamar kos keluarga yang ada di belakang yang tidak begitu besar karena keterbatasan lahan. Unit komersil ditempatkan dekat parkir mobil dan gerbang agar tidak ekslusif sehingga tidak hanya dikunjungi oleh penghuni kos melainkan juga orang luar. 

Untuk keamanan, di pintu gerbang ditempatkan pos satpam yang memiliki kamar mandi sendiri. Pintu gerbangnya sendiri pakai pintu besi geser agar tidak memakan space besar sebab pintu gerbang yang lebar.
Desain Interior Rumah

Desain Interior Rumah

Desain Rumah. Selain itu, unit perencanaan ini juga memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Seperti yang tampak pada potongan, sirkulasi udara koridor dipenuhi dengan merencanakan sebagian dinding paling belakang unit ini menggunakan bata roster. Penggunaan bata roster ini bisa mengalirkan sirkulasi udara dari depan, yang tidak tertutup oleh pintu atau massa bangunan, ke dinding belakang ini.

Selain itu, sirkulasi udara kamar kos juga terpenuhi melalui perencanaan talang beton pertemuan antara satu atap dengan atap yang lain seperti yang terlihat pada gambar. Dengan begitu udara panas terutama dari dapur bisa langsung keluar ke atas. Selain itu, untuk memaksimalkan sirkulasi, pintu masuk kamar kos harus memiliki bovenlight terbuka di atasnya agar sirkulasi udara bisa keluar masuk melalui bovenlight ke talang begitu pula sebaliknya.

Desain Rumah. Adapun untuk pencahayaan alami, itu bisa terpenuhi dengan mengganti material atap gelombang di bagian koridor dari material solid ke material transparan. Bahanya bisa atap gelombang fiber atau kaca. Oleh karenanya, tampak pada potongan, plafon hanya dipasang di kamar kos tidak dipasang di koridor. Terakhir, bila dilihat secara keseluruhan, unit penginapan massal ini nampak seperti gudang pabrik.

Agar kesan semacam itu tidak terlihat, maka setiap tempat masuk setiap kategori penginapan ditempatkan satu aksen yang sekaligus berfungsi sebagai pagar. Ada tiga aksen pada unit penginapan ini. Setiap aksen direncanakan agar tidak sepenuhnya dinding solid melainkan terdapat kisi-kisi berupa bata roster atau ornamen beton. Jelasnya, bisa dilihat pada gambar 3D di atas atau Tampak Depan di bawah ini.
Desain Interior Rumah




Blog, Updated at: 08.48